MuloK " Binatang Dan Penyakitnya"

23.56 / Diposting oleh r e z a /

VEKTOR-VEKTOR BIOLOIS DAN PENYAKIT YANG DITIMBULKAN

Penyakit yang dibawa oleh vektor nyamuk antara lain:

  1. Malaria

Anopheles (nyamuk malaria) merupakan salah satu genus nyamuk. Terdapat 400 spesies nyamuk Anopheles, namun hanya 30-40 menyebarkan malaria (contoh, merupakan “vektor”) secara alami. Anopheles gambiae adalah paling terkenal akibat peranannya sebagai penyebar parasit malaria (contoh. Plasmodium falciparum) dalam kawasan endemik di Afrika, sedangkan Anopheles sundaicus adalah penyebar malaria di Asia.

Penyakit malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh Plasmodium sp dengan gejala demam, anemia dan spleomagali.

Empat jenis plasmodium yaitu:

  • Plasmodium vivaxpenyakit malaria tertina

  • Plasmodium malariae-malaria kuartana

  • Plasmodium Facifarummalaria tropika

  • Plasmodium ovalemalariaovale

Upaya pencegahan antara lain , menghindari gigitan nyamuk, pengobatan penderita untuk menghilangkan sumber penular dan pembrantasan nyamuk dan larva.

Sebagian nyamuk mampu menyebarkan penyakit protozoa seperti malaria, penyakit filaria seperti kaki gajah, dan penyakit bawaan virus seperti demam kuning, demam berdarah dengue, encephalitis, dan virus Nil Barat. Virus Nil Barat disebarkan secara tidak sengaja ke Amerika Serikat pada tahun 1999 dan pada tahun 2003 telah merebak ke seluruh negara bagian di Amerika Serikat.

  1. Demam Berdarah

Nyamuk Aedes aegypti adalah vector penyakit demam berdarah (DBD) yang merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang cukup meresahkan karena tingkat kematian akibat penyakit ini cukup tinggi. Sampai saat ini, penyakit ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama. Perlu kewaspadaan yang tinggi terhadap penyakit DBD terutama pada musim penghujan. Kasus penyakit ini pertama kali ditemukan di Filipina pada tahun 1953. Sedangkan penyakit DBD pertama kali di Indonesia ditemukan di Surabaya pada tahun 1968, akan tetapi konfirmasi virologis baru didapat pada tahun 1972.

Penyakit DBD disebabkan oleh virus Dengue dengan tipe DEN 1 s/d 4. Virus tersebut termasuk dalam grup B Arthropod borne viruses (arboviruses). Keempat type virus tersebut telah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Virus yang banyak berkembang di masyarakat adalah virus dengue dengan tipe DEN 1 & 3.

Gejala-gejala DBD sendiri adalah antara lain, Demam tinggi (38-40 C) yang berlangsung 2 sampai 7 hari sakit kepala rasa sakit yang sangat besar pada otot & persendian bintik-bintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah pendarahan pada hidung & gusi mudah timbul memar pada kulit shock yang ditandai oleh rasa sakit pada perut, mual, muntah, jatuhnya tekanan darah, pucat, rasa dingin yang tinggi terkadang disertai pendarahan dalam tubuh.
Penularan DBD terjadi melalui gigitan nyamuk
Aedes aegypti / Aedes albopictus betina yang sebelumnya telah membawa virus dalam tubuhnya dari penderita demam berdarah lain. Nyamuk Aedes aegypti berasal dari Brazil & Ethiopia & sering menggigit manusia pada waktu pagi & siang.
Orang yang berisiko terkena demam berdarah adalah anak-anak yang berusia di bawah 15 tahun, & sebagian besar tinggal di lingkungan lembab, serta daerah kumuh. Penyakit DBD sering terjadi di daerah tropis, & muncul pada musim penghujan. Virus ini kemungkinan muncul akibat pengaruh musim/alam serta perilaku manusia.

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan di Indonesia. Seluruh wilayah di Indonesia mempunyai risiko untuk terjangkit penyakit DBD, sebab baik virus penyebab maupun nyamuk vektor penularnya sudah tersebar luas di seluruh Indonesia. Sehingga tidaklah aneh apabila kita sering kali melihat pemberitaaan di media massa tentang adanya berita berjangkitnya penyakit DBD di berbagai wilayah Indonesia hampir di sepanjang waktu dalam satu tahun.

  1. Elephantiasis (Kaki Gajah)

Wucheria sp. adalah Golongan nematoda yang dapat menyebabkan penyakit elephantiasis dengan gejala peradangan dan penyumbatan saluran getah bening serta disertai dengan demam. Vektor berupa nyamuk jenis culex fatigans, aedes aegypty dan anopheles sp. Upaya pendegahan dengan menghindari gigitan, pemberantasan nyamuk dan pengobatan penderita.

Meningkatnya jumlah kasus serta bertambahnya wilayah yang terjangkit, disebabkan karena semakin baiknya sarana transportasi penduduk, adanya pemukiman baru, kurangnya perilaku masyarakat terhadap pembersihan sarang nyamuk, terdapatnya vektor nyamuk hampir di seluruh pelosok tanah air serta adanya empat sel tipe virus yang bersirkulasi sepanjang tahun.

Upik Kusumawati, peneliti Parasitologi dan Entimologi Kesehatan IPB menyatakan bahwa Nyamuk pembawa virus demam berdarah kini tidak cuma senang bertelur di genangan air bersih, tapi juga selokan yang kotor. Berdasarkan kajian eksperimental yang dilakukan di laboratorium IPB, Upik Kusumawati menjelaskan, didapati bahwa nyamuk Aides Aegepty bisa tetap bertelur di habitat buatan yang terpolusi dengan detergen dan kaporit.

Hal ini teruji dengan percobaan denan wahana air yang kondisinya mirip dengan limbah air di lapangan seperti air selokan. Dan ternyata nyamuk Aides juga mau bertelur di tempat seperti itu.

Pemahaman umum tentang demam berdarah sebelumnya adalah nyamuk membawa agen penyakit yakni Aides Aegepty hanya bertelur di air tergenang yang bersih seperti tempat penampungan air bersih di rumah-rumah, Namun sepertinya vektor penyakit sudah beradaptasi, sehingga mereka kini bisa hidup di lingkungan yang terpolusi.

        1. Lalat

Lalat adalah Vektor Mekanis dan Biologi. Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan Bidang Ilmu Penyakit Hewan, Universitas Gadjah Mada, Prof R Wasito MSc menjelaskan bahwa lalat memang vektor (pembawa) virus flu burung. Bahkan, ujarnya, lalat ada kemungkinan berfungsi sebagai vektor mekanis dan vektor biologi dari virus Avian influenza (AI) ini. Vektor mekanis, maksudnya lalat bisa membawa virus AI ke mana-mana sedangkan vektor biologi maksudnya virus ini bisa masuk ke tubuh lalat dan berkembang di tubuh lalat.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa di lokasi yang pernah terkena wabah flu burung yaitu di daerah Makassar dan Karanganyar ditemukan virus AI pada lalat yang diteliti. Di dalam lalat tersebut dilakukan pemeriksaan lipoprotein dan antigen untuk mengetahui tipe dan subtipenya ternyata, ditemukan H5N1 dan cukup banyak pada lalat tersebut.

Pengambilan sampel lalat, jelasnya, dilakukan di tiga wilayah yaitu Makassar, Karananyar, dan Tuban. Tetapi, di Tuban hasilnya negatif. Penelitian bermula dari keheranan Wasito ketika masih menjadi Dirjen Bina Produksi Deptan.

Menurutnya pada tahun 2003 dan 2004 di Makassar tidak ada kasus flu burung, tetapi pada Maret tahun 2005, tiba-tiba ada wabah flu burung yang mematikan ayam-ayam di Makassar. Padahal, lanjutnya, lalu lintas peternakan sudah ketat. ”Pemikiran saya kemungkinan karena adanya burung yang terkena flu burung yang bermigrasi dari negara tetangga atau dari provinsi lain,” paparnya.

Kemudian, Guru Besar FKH UGM, Prof Hastari dan ahli Virologi Amerika Prof, Roger K Maes mengatakan kemungkinan ada vektor lain yang menyebarkan flu burung, tutur ahli Patologi ini. Akhirnya mereka bertiga mencari kantong-kantong lalat di Makassar, Karanganyar, dan Tuban pada bulan Maret-Mei 2005.

Ternyata, cukup banyak lalat yang mengandung virus Avian Influenza di enam lokasi di daerah Makassar dan Karanganyar. Setelah itu, kami mengajukan proporsal ke Departemen Pertanian dan Alhamdulillah disetujui. Sehingga, sampai sekarang kami masih mengumpulkan lalat-lalat dari hampir di seluruh provinsi di Indonesia.

Dari enam lokasi tadi, diambil sampel lalat sebanyak 100 mg (sekitar lima sampai enam ekor lalat) dari setipa lokasi. Lalu, diambil darahnya dan dibawa ke laboratorium FKH UGM (Siswono, 2005).

Jenis penyakit dengan lalat sebagai vektor antara lain:

  1. Estamoeba dysenteriae

Entamorba hestolyca adalah Organisme yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia, kucing, anjing dan babi. Vektornya adalah musca domestica (lalat rumah) dan kecoa. Penularan terjadi karena makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh kista yang dibawa oleh vektor.

Gejala yang dapat ditmbulkan antara lain; sering buang air besar, fesesnya sedikit-sedikit dengan lendir dan darah, dan biasanya disertai rasa sakit diperut (kram perut), dan biasanya tidak demam.

Upaya pencegahannya dengan perbaikan sanitasi lingkungan, dan pencegahan kontaminasi makanan, pembasmian vektor serta perbaikan cara pembuangan kotoran yang baik serta cuci tangan setelah defakasi.

  1. Penyakit kala-azhar

penyakit kala-azhar adalah penyakit yang disebabkan oleh Golongan protozoa yaitu laishmania donovani. Vektornya adalah lalat penghisap darah pheblotomus sp. Gejalanya antara lain; deman tinggi, menggigil, muntah-muntah. Terjadi pengurusan badan dan hepar bengkak. Bila tidak diobati menyebabkan kematian. dan upaya pencegahannya adalah dengan pencegahan penderita, menghilangkan sampah yang busuk (tempat perkembang biakan lalat), dan menghindari gigitan.

  1. Penyakit leishmaniasis

Penyakit leishmaniasis merupakan penyakit yang disebabkan oleh Golongan protozoa yaitu laishmania tropica. Vektornya adalah lalat penghisap darah pheblotomuss. Gejalanya adalah terjadinya kupula ditempat gigitan, kulit tertutupi kerak dan keluarnya exudate yang lengket serta terjadinya kerusakan jaringan. Upaya pencegahan dengan penutupan kulit dan pemberantasan serangga.

  1. Penyakit mucocutaneus

penyakit mucocutaneus merupakan penyakit yang disebabkan oleh golongan protozoa yaitu laishmania braziliensis. Vektornya adalah lalat penghisap darah pheblotomus sp. Gejalanya adalah terjadinya papula berwarna merah pada tempat gigitan dan terjadinya perubahan bentuk pada permukaan yang digigit.

  1. Sleeping sickness (penyakit tidur)

Sleeping sickness merupakan penyakit yang disebabkan oleh golongan protozoa trypanosoma gambiense. Vektornya adalah lalat glossina sp. Gejala meliputi tiga fase, yaitu fase (1) dimana Trypanosoma gambiense berada dalam tubuh, fase (2) dimana berada dalam jaringan dan fase (3) berada dalam susunan syaraf.

Fase (1) dengan gejala rasa gatal pada tempat gigitan dan diikuti demam, sakit kepal, menggil dan kehilangan nafsu makan. Fase (2) dengan gejala pembengkakan kelenjar getah bening, liver, sakit kepala, sakit sendi-sendi, lamah dan ruam dikulit. Fase (3) dengan gejala lemah, malas, tubuh kaku dan tidur dengan tidak terkendali.

  1. Penyakit onchocerca volvulus

Penyakit ini disebabakan oleh Cacing onchocerca volvulus. vektornya adalah lalat penghisap darah (simulum sp). Penyakit yang ditimbulkan adalah radang pada tempat gigitan dan diikuti dengan adanya tonjolan. Perkembangan nodula sangat lambat dan dalam waktu 3-4 tahun hanya mencapai ukuran 2-3 cm. Bila infeksi tonjolan mengenai mata menyebabkan kebutaan. Upaya pendegahan dengan menghindari gigitan, pemberantasan nyamuk dan pengobatan penderita.

  1. Calabar (calabar swelling).

penyakit calabar (calabar swelling). Merupakan penyakit yang sebabkan oleh cacing loa-loa. Vektor cacing ini adalah lalat tabanid genus chrysops.

Gelaja penyakit ini adalah pembengkakan jaringan adan terjadi benjolan sebesar telur ayam. Upaya pendegahan dengan menghindari gigitan, pemberantasan serangga dan pengobatan penderita.

        1. Burung/Angsa

Burung merupakan hawan kelas aves yang memiliki potensi sebagai vekor penyakit, hal ini disebabkan burung memiliki kemampuan untuk berimigrasi dari suatu tempat ke tempat lain. Sehingga kemungkinan burung membawa bibit penyakit yang dapat berupa virus (virus flu burung) ataupun bakteri. Mengingat, burung-burung tersebut biasanya tersebar di pantai laut Pulau Jawa dan daerah lain yang banyak persediaan makanan burung.

  1. Flu Asiatik

Flu Asiatik, 1889–1890. Dilaporkan pertama kali pada bulan Mei 1889 di Bukhara, Rusia. Pada bulan Oktober, wabah tersebut merebak sampai Tomsk dan daerah Kaukasus. Wabah ini dengan cepat menyebar ke barat dan menyerang Amerika Utara pada bulan Desember 1889, Amerika Selatan pada Februari–April 1890, India pada Februari–Maret 1890, dan Australia pada Maret–April 1890. Wabah ini diduga disebabkan oleh virus flu tipe H2N8 dan mempunyai laju serangan dan laju mortalitas yang sangat tinggi.

JAWABAN TUGAS TIK TASK 2

23.43 / Diposting oleh r e z a /



1. Data adalah segala sesuatu yang dapat diolah komputer.contohnya : 15 tahun, 45 km, arah barat.
Informasi adalah semua yang bermakna.contohnya :- Steven berumur 15 tahun.- Kota pangkalan Cipondoh terletak 45 km dari Palembang ke arah barat




2. A. 2007 = 11111011000
B. 1729 = 11011000001
C. 45 = 101101




3. A) 10010010 = 146
B) 1110011 = 59
C) 111110 = 62




4. ROM adalah Read Only Memory,fungsinya menyimpan dimemori secara permanen.RAM adalah Random Accses Memory, fungsinya menyimpan dimemori secara sementara.




5. LAN adalah Local Area Network
WAN adalah Wide Area Network




6. A) kabel thick koaksial
B) kabel thin koaksial
C) serat optik




7. TOPOLOGI BUS











TOPOLOGI STAR












8. A) ms. Word, word star
B) Lotus 123, Ms. Exel
C) Ms. Power Point, Macro media Freehand




9. Caps Lock berfungsi untuk mengunci agar ketikan yang dihasilkan huruf besar semua danbersifat permanen.
Insert berfungsi untuk mengaktifkan dan menonaktifkan penyisipan atau penindihan,apabila insert aktif ditunjukkan dengan indikator insert.
Shift berfungsi menghasilkan huruf besar, hanya saja huruf besar yg dihasilkan hanya saattombol ini ditekan
Home berfungsi untuk menggerankkan kursor pada posisi awal.End berfungsi untuk menggerakkan kursor pada posisi akhir.




10. klik start, lalu pilih program, pilih dan klik Winamp. kemudian pilih menu file, pilih dan klikOpen, cari folder tempat tersimpannya lagu - lagu.

Label

tugas

05.04 / Diposting oleh r e z a / komentar (0)

1. Apa yang dimaksud dengan kekayaan intelektual dan berikan contohnya ?
H.K.I. adalah hak yang berasal dari hasil kegiatan kreatif suatu kemampuan daya pikir manusia yang diekspresikan kepada khalayak umum dalam berbagai bentuknya, yang memiliki manfaat serta berguna dalam menunjang kehidupan manusia, juga mempunyai nilai ekonomis.Contohnya: lagu Bengawan Solo adalah ciptaan Gesang

2. Cari dan jelaskan maksud dari undang-undang haki no 19 tahun 2002 pasal 72 ?
Barangsiapa yang dengan sengaja membuat, memperbanyak, atau menyiarkan hak cipta orang dan tanpa persetujuan dari sang pencipta, maka mereka akan di berikan sanksi / denda.

3. Jelaskan bagaimana menghargai hak cipta orang lain ?
Menghargai dengan tidak merusak atau menyalin secara ilegal, hanya cukup dengan memberi pujian atau memberi kritik yang bersifat membangun.

4. Apa yang dimaksud dengan ilegal copy ?
Pengopian /Penyalinan sesuatu secara tidak sah.

5. Bagaimana caranya untuk melindungi agar karya kita tidak di kopi secara ilegal?
Karya harus di simpan olrh kita sendiri dan jangan terlau memperbanyak salinan, agar karya kita aman.